REVOLUSI PRANCIS

REVOLUSI PRANCIS (14 Juli 1789)

Sejak pemerintahan Louis XIII, raja-raja Prancis berkuasa tanpa dibatasi oleh undangundang dasar. Besarnya kekuasaan yang dimiliki oleh raja-raja Prancis terkenal dengan ucapan Louis XIV “L’etat e’est moi” (Negara adalah Aku). Pada masa pemerintahan Louis XIV, .Prancis mencapai masa jayanya. Kejayaan tersebut dicapai melalui penderitaan rakyat. Mereka dibebani berbagai macam pajak sepert) pajak tanah (taille), pajak gandum (gabele), dan pajak anggur (aide). Hash pajak itu tidak digunakan untuk kepentingan negara, tetapi untuk kepentingan raja dan kerabat istana.

Sementara itu tulisan-tulisan Montesquieu dan Rousseau tentang kebebasan mulai memengaruhi rakyat. Montesquieu mengemukakan teori tentang perlunya diadakan pemisahan kekuasaan antara eksekutif, legislatif dan yudikatif, sedangkan Rousseau mengemukakan tentang teori kedaulatan rakyat. Maka bulan Juni 1789 golongan rakyat biasa berhasil membentuk Assemble Nationale Constituante. Dewan ml dipimpin oleh Merabeau, seorang biarawan yang memihak pada golongan rakyat biasa.Sementara itu tersiar desas-desus raja memerintahkan tentara untuk membubarkan Dewan Constituante. Akibatnya pada tanggal 14 Juli 1789 penduduk Prancis menyerbu penjara bastille. Serangan ke penjara yang dianggap sebagai lambang absolutisme itulah yang merupakan awal revolusi Perancis. Rakyat Perancis mengumandangkan semboyan Liberte, Egalite, Fraternite (kebebasan, persamaan, persaudaraan).

Pada tahun 1795 pemerintahan directoir terbentuk yang dipimpin oleh lima orang. Salah seorang komandan pasukan Prancis tersebut adatah Napoleon Bonaparte, yang berhasil mengalahkan pasukan angkatan laut lnggris di Toulun. Pada tahun 1799 Napoleon berhasil merebut kekuasaan dan tangan directoir. Sejak tahun 1795 Negeri Belanda berada di bawah kekuasaan Prancis. Louis Napoleon sebagai penguasa Belanda pada tahun 1808, dia mengirim Marsekal Herman Willem Daendels ke Indonesia menjadi gubernur jenderal. Sebagai orang yang sangat mengagumi prinsip-prinsip Revolusi Prancis dia membawa paham liberal ke Indonesia.

Revolusi Perancis memiliki pengaruh besar bagi masyarakat dunia. Semboyan dan asas-asas yang diperjuangkan selama revolusi memberikan sumbangan besar bagi pembentukan Piagam Hak Asasi Manusia yang disahkan oleh PBB 10 desember 1948. Meskipun sedikit berbeda dengan Glorious Revolution di Inggris yang menghasilkan Bill of Right. Perancis juga berhasil membentuk pernyataan hak-hak kemanusian melalui Revolusi. Piagam yang disepakati pada tanggal 27 Agustus 1789 tersebut antara lain berisikan pernyataan bahwa: (1) manusia dilahirkan bebas dan memiliki hak-hak yang sama, (2) hak-hak itu adalah kemerdekaan, hak milik, hak perlindungan diri, dan hak untuk menentang penindasan, (3) rakyat adalah sumber dari segala kedaulatan.

Perancis pernah menjajah Belanda dan selama proses tersebut Belanda berkuasa pula di Indonesia. Tindakan dan kebijaksanaan politik Perancis turut masuk ke Indonesia melalui Belanda. Pengaruh Revolusi Perancis terhadap Indonesia antara lain: (1) dihapuiskannya sistem tanam paksa atas desakan kaum liberal; (2) ditanamkannya modal swasta asing di Indonesia, terutama di perkebunan; (3) pembangunan sarana dan prasarana produksi untuk memperlancar pengolahan hasil bumi; (4) menjadikan Indonesia sebagai produsen tanaman perkebunan.

Tindakan penjajahan Belanda dan praktek liberalisme di satu sisi memang menimbulkan penindasan dan kesengsaraan bagi rakyat Indonesia. Namun liberalisme dan keterbukaan sekaligus membuka kesempatan kepada sebagian rakyat Indonesia untuk memperoleh pencerdasan dan pelajaran berharga. Indonesia memperoleh pengetahuan baru dan sekaligus mendapatkan semangat untuk menggalang persatuan yang pada akhirnya mendorong terjadinya pergerakan nasional. Pergerakan nasional inilah yang selanjutnya mengantarkan Indonesia mencapai kemerdekaan dari Belanda dan penjajah asing lainnya.

2 pemikiran pada “REVOLUSI PRANCIS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s