Array

Selamat berjumpa kembali . . .

dalam kondisi yang tidak menentu ini, yang kadang dingin, kadang panas, kali ini kita akan bahas tentang Array 1D dan Array 2D. Mari kita mulai saja.

Array adalah suatu tipe data terstruktur yang dapat menyimpan banyak data dengan suatu nama yang sama dan menempati tempat di memori yang berurutan serta bertipe data sama pula.

Array dapat diakses berdasarkan indeksnya. Array umumnya dimulai dari 0 dan ada pula yang dimulai dari angka bukan 0. Pengaksesan larik biasanya dibuat dengan menggunakan perulangan (looping). array dapat di bedakan berdasarkn jumlah dimensinya.

  • Dimensi satu. Array ini biasanya digunkan hanya untuk menyimpan nilai tunggal, seperti umur karyawan, atau semua tipe data yang tungga.
  • Dimensi dua. Array ini biasanya digunkan untuk mengakses tabel ataupun matriks pada matematika yang memerlukan 2 dimensi.
  • Multi dimensi. Array ini sangat jarang digunakan, karena sangat jarang ada program yang memerlukan penapungan data secara multi dimensi atau lebih dari 3 dimensi. oleh karena itu array multi dimensi jarang digunakan.

Pada hampir semua bahasa pemrograman pasti terdapat syntax untuk variable array yang dapat di akses. Karena array sangat membantu kita dalam menyelesaikan atau pembuatan program terutama pada penanganan kumpulan data atau statistika. contohnya: bila kita di suruh untuk membuat sebuah program untuk menyimpan nama-nama pegawai sebuah perusahaan yang nantinya akan di buatkan absensinya. bila kita tidak membuat dengan array maka kita akan memerlukan nama variable yang sangat banyak, tetapi bila kita menggunkan array kita hanya memerlukan 1 variabel saja yang memiliki banyak nomor index.

adapun cara mendeklarasikan Array sebagai berikut :

type[]data;

type adalah rentang data yang akan di gunakan untuk membatasi banyak array yang dibutuhkan.

[] adalah untuk variabel array 1 dimensi.

contoh :

byte[]nilai;

setelah selesai mendeklarasi array maka perlu melakukan inisialisasi untuk memasukkan nilai elmen, nilai elemen dapat kita inputkan sendiri dan dapat juga kita inputkan dengan nilai – nilai yang sudah di tetapkan.

contoh inisialisasi.

byte [] nilai = new byte[2]

nilai [0] = 70

nilai [1] = 90

pada contoh di atas nilai “2” adalah banyak elemen, dapat di sesuaikan menurut type data / data yang dibutuhkan.

Contoh program menggunakan Array 1 dimensi.

Dalam C#


class Program

{

private static byte banyak()

{

byte data;

Console.Write("Banyak Array = ");

data=Convert.ToByte(Console.ReadLine());

return data;

}

private static byte [] arr(byte a)

{

byte[] data=new byte[a];

for (int i = 0; i < a; i++) {

Console.Write("Nilai data ke [{0}] = ", i);

data[i]=Convert.ToByte(Console.ReadLine());

}

return data;

}

private static void tampil(byte []a, byte b)

{

for (int i = 0; i < b; i++) {

Console.WriteLine("Data ke-{0}= {1}",i,a[i]);

}

}

public static void Main(string[] args)

{

byte data;

data=banyak();

byte [] arraydata=new byte[data];

arraydata=arr(data);

tampil(arraydata,data);

Console.Write("Press any key to continue . . . ");

Console.ReadKey(true);

}

}

Screenshotnya 

Dalam Java

package array1d_java;

import java.util.Scanner;

public class Main {

public static Scanner Input=new Scanner(System.in);

static byte banyak()

{

byte data;

System.out.print("Banyak Data = ");

data=Input.nextByte();

return data;

}

static byte [] arr(byte a)

{

byte []data=new byte[a];

for (int i = 0; i < a; i++)

{

System.out.print("Nilai Data Ke- {"+ i +"} = ");

data[i]=Input.nextByte();

}

return data;

}

static void tampil(byte []a,byte b)

{

for (int i = 0; i < b; i++)

{

System.out.println("Data ke-{"+i+"} = " +a[i]);

}

}

public static void main(String[] args) {

byte data;

data=banyak();

byte[]nilai=new byte[data];

nilai=arr(data);

tampil(nilai, data);

}

}

Screenshotnya 

Dalam C++

#include <cstdlib>

#include <iostream>

using namespace std;

int banyak()

{

int data;

cout<<"Banyak Array = ";

cin>>data;

return data;

}

int* arr(int a)

{

int* data=new int[a];

for(int i=0;i<a;i++)

{

cout<<"Nilai data ke {"<<i<<"} = ";

cin>>data[i];

}

return data;

}

void tampil(int a[],int b)

{

for (int i=0;i<b;i++)

{

cout<<"Data ke-{"<<i<<"} = ";

cout<<a[i];

cout<<endl;

}

}

int main(int argc, char *argv[])

{

int data;

data=banyak();

int* arraydata=new int[data];

arraydata=arr(data);

tampil(arraydata,data);

system("PAUSE");

return EXIT_SUCCESS;

}

Screenshotnya 

Array 2 Dimensi

Berikut adalah cara mendeklarasi array 2 dimensi :

type [,] data;

type adalah rentang data yang digunakan untuk menentukan batasan dan rentang nilai yang di butuhkan.

[,] adalah variabel array 2 dimensi.

setelah melakukan deklarasi maka melakukan inisialisasi.

contoh sebagai berikut :

byte [,] nilai = new byte[2,2];

nilai [0,0] = 50;

nilai [0,1] = 60;

nilai [1,0] = 70;

nilai [1,1] = 80;

pada contoh di atas nilai 2,2 adalah banyak elemen yang menentukan banyaknya array yang dapat di sesuaikan dengan yang kita mau.

Contoh program menggunakan Array 2 dimensi.

Dalam C#


class Program

{

private static byte banyak(string a)

{

byte data;

Console.Write(a);

data=Convert.ToByte(Console.ReadLine());

return data;

}

private static byte[,] arr(byte a,byte b)

{

byte[,] data= new byte[a,b];

for (int i = 0; i < a; i++) {

for (int x = 0; x < b; x++) {

Console.Write("Data ke [{0}],[{1}] = ",i,x);

data[i,x]=Convert.ToByte(Console.ReadLine());

}

}

return data;

}

private static void tampil(byte [,] a,byte b,byte c)

{

for (int i = 0; i < b; i++) {

for (int x = 0; x < c; x++) {

Console.WriteLine("Besar data ke [{0}],[{1}] = {2}",i,x,a[i,x]);

}

}

}

public static void Main(string[] args)

{

byte a,b;

a=banyak("baris = ");

b=banyak("kolom = ");

byte[,]data=new byte[a,b];

data=arr(a,b);

tampil(data,a,b);

Console.Write("Press any key to continue . . . ");

Console.ReadKey(true);

}

}

Screenshotnya 

Dalam Java

package array2d_java;

import java.util.Scanner;

public class Main {

public static Scanner input = new Scanner(System.in);

static byte banyak(String a)

{

byte data;

System.out.print(a);

data=input.nextByte();

return data;

}

static byte [][]arr(byte a,byte b)

{

byte [][]data=new byte[a][b];

for (byte i=0;i<a;i++)

{

for (byte x=0;x<b;x++)

{

System.out.print("Data ke {"+i+"},{"+x+"} = ");

data[i][x]=input.nextByte();

}

}

return data;

}

static void  tampil(byte [][] a, byte b,byte c)

{

for (byte i = 0; i < b; i++)

{

for (byte j = 0; j < c;j++)

{

System.out.println("Banyak Data ke {"+i+"},{"+j+"} = "+a[i][j]);

}

}

}

public static void main(String[] args) {

byte a,b;

a=banyak("baris = ");

b=banyak("kolom = ");

byte[][]data=new byte[b][b];

data=arr(a, b);

tampil(data, b, b);

}

}

Screenshotnya 

Dalam C++

#include <cstdlib>

#include <iostream>

using namespace std;

int input(string a)

{

int data;

cout<<a;

cin>>data;

return data;

}

void arr(int a,int b)

{

int data [a][b];

for (int i=0;i<a;i++)

{

for (int x=0;x<b;x++)

{

cout<<"Data {"<<i<<"},{"<<x<<"} = ";

cin>>data[i][x];

}

}

for (int j=0;j<a;j++)

{

for (int z=0;z<b;z++)

{

cout<<"Besar Data {"<<j<<"},("<<z<<"} = "<<data[j][z]<<endl;

}

}

}

int main(int argc, char *argv[])

{

int a,b;

a=input("baris = ");

b=input("kolom = ");

arr(a,b);

system("PAUSE");

return EXIT_SUCCESS;

}

Screenshotnya 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s