Ini 4 Punggawa di Balik Pendirian Mall Online di Banyuwangi

Aditya Mardiastuti – detikfinance

Rabu, 20/04/2016 20:08 WIB

rumah kreatif bwi

Foto: Aditya Mardiastuti
Banyuwangi -Pemerintah Kabupaten Banyuwangi telah me-launching situs jualan online bernama  http://www.banyuwangi-mall.com. Rupanya website mal online untuk produk-produk Usaha Mikro, Kecil Menengah (UMKM) dikelola oleh 4 muda-mudi asli Banyuwangi. Siapa saja mereka?

“Pekerjaan kita di sini untuk update konten yang ada di ‘Banyuwangi Mall’. Memonitoring transaksi dari customer ke seller, juga sosialisasi pihak UMKM untuk dilatih dalam pemanfaatan ‘Banyuwangi Mall’ ke digital marketing seperti sosial medianya,” ujar Sari saat ditemui detikFinance di Rumah Kreatif, JL Ahmad Yani, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (20/3/2016).

Sari menjelaskan untuk menyambut persiapan launching ‘Banyuwangi Mall’ dia dan ketiga temannya yakni Fatah Rohmansah (21), Fathurrachman (23), dan Achmad Zaini (30), harus bekerja ekstra untuk melakukan pemantapan uji teknis situs ‘Banyuwangi Mall’ agar bisa diakses. Tak hanya mengurusi soal sistem, Sari mengungkapkan timnya jugalah yang mengurusi soal foto produk agar menarik.

“Untuk kita sendiri persiapannya pemantapan uji teknis, tambahannya mempersiapkan Rumah Kreatif untuk memajang produknya, desain di content produk, foto dari kita. Di dalam ada studio mini. Kalau pakai itu ngeditnya nggak terlalu berat,” ujar wanita lulusan Politeknik Negeri Banyuwangi jurusan Teknik Informatika ini.

Sementara itu tim desain, Achmad Zaini (30) menambahkan bila pekerjaan mendesain produk dari UMKM dilakukan timnya, mulai dari foto produk dan editing foto. Pekerjaan itu dilakukan agar memenuhi standar yang sudah ditetapkan dan menarik untuk dipajang di situs ‘Banyuwangi Mall’.

“Kita mendesain produk dari UMKM, kita foto produk dan editing. Kita membuat lebih layak ditampilkan, misal paket wisata kalau fotonya kurang memenuhi standar kita buatkan yang lebih menarik,” papar Zain.

Untuk layout atau tampilan di website akan dikelola oleh Fathurrachman. Dia mendesain banner yang muncul dalam situs website. Fathur menjelaskan desain banner yang dimunculkan adalah yang menampilkan seni khas Banyuwangi.

“Idenya dari teman-teman, dikumpulkan jadi satu terus diolah. Desainnya lebih ke tradisional modern karena kita menggunakan unsur-unsur budaya. Misalnya batik kita tonjolkan di desain,” ujar pria lulusan STIKOM Banyuwangi ini.

Keempat muda-mudi asli Banyuwangi ini juga didampingi oleh pendamping dari Klinik Koperasi dan UMKM. Untuk diketahui, Rumah Klinik Koperasi dan UMKM merupakan program milik Pemkab Banyuwangi yang mendampingi penggiat UMKM secara online maupun tatap muka.

“Teman-teman (Rumah Kreatif) ini belum tahu indikator UMKM yang layak, ini kan ada kliniknya. Klinik itu tempatnya konsultasi UMKM, termasuk SDM-nya, kalau dia punya masalah berkaitan dengan pemasaran online, memenuhi standar tertentu (bisa) masuk ke ‘Banyuwangi Mall’, jadi produknya (dijamin) berkualitas,” ujar pendamping UMKM grup Rumah Klinik Koperasi dan UMKM, Tri Vina Oktivita Sari di lokasi yang sama.

Dia menambahkan untuk memastikan kualitas dan produk yang layak jual harus memenuhi beberapa kriteria seperti kemasan yang rapi, menarik dan siap kirim. Dia pun masih menemui kendala ketika mendampingi pengusaha UMKM, kebanyakan dari mereka masih belum melek teknologi.

“UMKM ada 296ribu jadi disitu kita jaring dan cek 45 UMKM. Kita mendampingi mereka untuk promosi internet, paling nggak sudah paham soal marketing online, social media online, yang layak untuk sementara baru 20 UMKM. Sisanya harus kita bina dulu pada produk dan packing,” jelasnya.

Ditemui terpisah Kepala Seksi Teknologi Informasi Dishub Kabupaten Banyuwangi, Agustinus Suko, menjelaskan bila ‘Banyuwangi Mall’ merupakan kerja sama Pemkab dengan BNI. Pihak BNI menyediakan sistem aplikasi, infrastruktur (server) dan metode payment sedangkan untuk pengelolaan ditangani oleh tim dari Rumah Kreatif.

“Tujuannya teman-teman Rumah Kreatif supporting rumah UMKM, khususnya yang belum mengerti pasar online. Pemberdayaan skill UMKM-nya masih kurang dilatih lagi. Tidak cuma menyediakan tempat jualan saja tapi kualitasnya ekspor dan bisa bersaing. Keunikan itu yang kita cari,” tandasnya.

(feb/feb)

 kunjungi www.banyuwangi-mall.com

banyuwangi mall

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s