Luncurkan Banyuwangi-Mall.com, Rini: Ini Terobosan Virtual antara BUMN dan Pemda

Putri Akmaldetikfinance
Rabu, 20/04/2016 17:05 WIB
Luncurkan Banyuwangi-Mall.com, Rini: Ini Terobosan Virtual antara BUMN dan Pemda
Foto: Putri Akmal
Banyuwangi -Setelah menjabat selama 2 periode tanpa membangun mal di Banyuwangi, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas sore ini bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno dan Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Tbk Achmad Baiquni meresmikan mal online.

Mal virtual pertama yang diluncurkan ini bertujuan memperkuat daya saing pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Banyuangi.  Banyuwangi mall ini bisa diakses seluasnya di laman http://www.banyuwangi-mall.com.

Di tempat yang sama, Rini menyatakan mal online ini sebagai terobosan virtual pertama yang bersinergi antara BUMN dan Pemerintah Kabupaten. Program ini sejalan dengan gerakan revolusi mental yang mendobrak sekat antar BUMN untuk saling membangun negeri.

“Tidak ada lagi tembok antara BUMN satu dengan yang lain. Ini bentuk revolusi mental. Peran serta BUMN dengan Pemerintah Daerah membangun perekonomian sektor akar rumput,” kata Rini saat peluncuran dan penandatanganan MoU Banyuwangi-mall.com antara BNI dan Pemkab Banyuwangi di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Banyuwangi, Rabu (20/4/2016).

Dalam kesempatan yang sama, Rini menyebut pemasaran online ke depannya bakal menjadi model utama bisnis UMKM. Pasar utama pemasaran produk dan jasa berbasis online adalah kelas menengah yang melek teknologi. Langkah kerja sama ini ialah inisiatif dukungan sektor BUMN untuk mengembangkan UMKM, terutama dari aspek pemasaran. Platform ini diharapkan bisa mendorong terwujudnya ekosistem digital bagi UMKM lokal.

Program ini digagas Pemkab Banyuwangi dengan menggandeng BNI. Banyuwangi menjadi kabupaten pertama di Indonesia yang memfasilitasi penjualan produk UMKM-nya melalui platform digital market place terintegrasi.

“Dan ini merupakan terobosan virtual pertama antara BUMN dengan Pemerintah daerah dan ada di Banyuwangi,” imbuhnya.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas menuturkan, banyuwangi-mall.com sengaja dirancang untuk menjembatani antara produsen dan konsumen agar mereka bisa melakukan transaksi secara langsung tanpa perantara. UMKM Banyuwangi bisa mendapatkan jangkauan pasar yang lebih luas dengan digital market place ini.

Pemasaran berbasis online, sambung Anas, bukan hanya sekedar gebrakan yang terlihat gagah di luar tapi kini menjadi kebutuhan wajib untuk mendongkrak daya saing UMKM. Saat ini, jumlah pengguna internet (netizen) terus meningkat. Jumlah pengguna internet di Indonesia telah mencapai lebih dari 85 juta. Tren belanja melalui internet juga terus meningkat.

“Dengan tren ke depan, porsi belanja online akan terus meningkat. Ada ruang pertumbuhan yang besar. Dalam bisnis, kita tidak hanya bicara performa saat ini, tapi proyeksi. Istilahnya, kita coba membawa UMKM Banyuwangi mengantisipasi dan memenangkan masa depan,” ujar Anas.

Anas meyakini,  berdasarkan data Bank Dunia, kelas menengah di Indonesia yang mengeluarkan dana konsumtif Rp 60.000-300.000 per hari ada 44 juta orang dan yang mengeluarkan dana Rp 30.000-60.000 per hari ada 107 juta orang.

“Ini pasar yang besar, karena itu kami dorong UMKM Banyuwangi untuk memanfaatkannya,” jelas dia.

Lalu mengapa Pemkab Banyuwangi menggandeng bank?

“Karena akan sangat mahal kalau kita promosi sendiri. Dengan BNI, situs belanja ini bakal terpromosikan ke puluhan juta nasabah BNI tanpa kita harus susah payah promosi sendiri,” pungkasnya.

Berdasarkan riset Brand & Marketing Research (BMI), diperkirakan 24% pengguna internet di Indonesia adalah penyuka belanja online. Rata-rata pengeluaran mereka dalam berbelanja online setiap tahunnya mencapai Rp 825.000. Tahun 2014 nilai transaksi belanja online di Indonesia Rp 21 triliun, dan tahun 2015 lalu diprediksi naik dua kali lipat hingga hampir Rp 50 triliun. Data lain dari Euromonitor menyebutkan, nilai belanja online di Indonesia mencapai hampir Rp 15 triliun.

Dirut BNI, Ahmad Baiquni menambahkan market place terintegrasi ini bisa memanfaatkan cakupan akses jaringan tanpa batas. Tak hanya memasarkan hasil UMKM lokal tapi juga jasa dan pariwisata. Dengan banyuwangi-mall.com ini juga bisa menjadi sektor pendorong naiknya nilai ekonomi berbasis masyarakat.

“Dengan basis terintegrasi yang terpusat di Banyuwangi Mall ini tentu menimbulkan efek karambol baik peningkatan ekonomi, perkembangan dunia usaha dan iklim bisnis secara global,” pungkasnya.

(feb/feb)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s